just to tell u the untold ones..

Mood Pagi Hari

Karena sistem ganjil genap kendaraan bermotor,jadi di setiap tanggal ganjil aku musti nyetir lewat jalan penjernihan.

Shortly, di perempatan karet bivak ada bapak bapak pedagang permen jahe. harganya 10rb 3 bungkus.

Kalau kita beli di dia, Kita dapet bonus doa buanyak. Dan itu biasanya bisa boost mood ku jadi jauh lebih baik sih.

Jadi ikut mikir, sudah doain siapa saja aku hari ini. Padahal doa baik kan akan berbalik ke kita sendiri juga ya.. 🙂

Advertisements

Sunset Bussiness

Akhir-akhir ini tingkat polusi udara di kota Jakarta dan sekitarnya berada di peringkat terburuk di dunia menurut versi Air Visual. Masyarakat di sarankan untuk tidak keluar ruangan. Kualitas Udara yang buruk ini disumbangkan oleh cuaca jarang hujan dan tentunya asap pembakaran Hydrocarbon.

Bisnis hidrokarbon di Indonesia sendiri mulai dikembangkan di tahun 1920an dengan ditemukannya lapangan lapangan minyak di daerah Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan dan disusul di hampir seluruh pulau di Indonesia.

Perkembangan Bisnis Hidrokarbon semakin menarik dengan terlihatnya pencapaian 90% pendapatan negara yang disokong oleh sector bisnis ini di tahun 1970an. Namun porsinya semakin menurun hingga di tahun ini sector ini hanya menyumbang kurang dari 10% total devisa negara.

Kesadaran untuk mencari energi pengganti semakin kuat seiring berkurangnya jumlah Cadangan Tersisa dari Hidrocarbon (yang akan membuat semakin mahalnya operasional bisnis ini) dan mulai meningkatnya edukasi masyarakat tentang Renewable Energy.

Sektor renewable energy sendiri mulai digarap serius oleh pemerintah dengan munculnya Wind Turbine Farm di NTT yang memang memiliki arus angin kencang. Walau hal tersebut masih belum seberapa bila di bandingkan dengan teknologi dan upaya Farming Wind Turbine yang dilakukan di North Sea dengan menggunakan Platform.

Perlunya energy mandiri di perumahan masyarakat juga belum menjadi perhatian baik dari masyarakat itu sendiri, pemerintah maupun sector bisnis, padahal ini termasuk bisnis yang menarik. Apalagi setelah kasus Black Out Jabodetabek Jabar terakhir kemarin yang seakan menunjukkan kalau kita bisa ‘tumbang’ dengan mudah.

Sudah saatnya kita berbenah, ada baiknya dengan dimulainya kemandirian energy perumahan dengan Solar Panel contohnya. Lalu harapannya listrik dari energy tak terbarukan akan hanya mensupport perusahaan atau usaha lainnya.

Tinggal pertanyaannya, bagaimana baterai penyimpanan energynya? Ini bahasan lain yang tak kalah menarik.

 

#dari kami di Sunset Bussiness untuk bumi yang lebih baik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

dua kali

24 juli 19 sore lalu ada berita dari salah satu junior dikampus kalau teman seangkatannya, yang juga anak Patrapala, kecelakaan sehingga harus di rawat di ICU dan belum sadarkan diri. Keesokan harinya, berita duka datang. Dany meninggal dunia.

Kenangan lama datang kembali, semoga Alloh tetapkan amalan jariyah yang terus mengalir untukmu ya Reza.

menerima qada dan qadar adalah salah satu rukun iman. semoga kami dimampukan dan bisa menjadikannya sebagai pelajaran hidup kami.

Update Maret 2019

Jadi ceritanya sejak Februari tanggal 1 kemarin aku mutasi. Resmi keluar dari badan Explotation, walau pengembangannya masih masuk di buku besar EPT. Tapi pekerjaan masuk ke area Mitra PEP alias pindah ke Bussiness Partnership.

Di bagian baru ini banyak hal yang termasuk baru untuk di pelajari. Tentang kontrak, tentang kepailitan, tentang evaluasi bisnis dll..

Banyak orang juga yang di kenal. Dan pastinya makin intens bekerja sama dengan rekan rekan existing. Since KSO dan TAC ini banyak sekali yang masih harus perlu bantuan dari aset/ field terdekat.

Semoga Alloh selalu beri kekuatan dan keamanahan dalam menjalani semua skenario dunia ini yaa. aamiin.

Morning is breaking and sun is shining so bright. Warm..

Hey, happiness is free.

Been away too long dari salah satu sobit sekolahan ku itu. Lima tahun lalu (atau lebih, aku wis lali juga sih tepatnya), dia drop pake bangets. Masuk RS, ga mau makan minum dan totally depressed. Sampai BB turun hampir 20kg.

All because si suami ada main sama cewek lain, alasannya sih karena sobit ini sudah 5 tahun lebih belum bisa kasih keturunan. And mukaku pas denger alesannya adalah flat! (tetot! klasik mase, ganti alesan dunks).

Demi melihat sobitku ini sedemikian dropnya, si suami itu malah jadi ikut drop. Dia bahkan kaget kalau istrinya bisa sampai sebegitu dropnya.. drop lah mereka berdua dua.

Sobitku ini psikolog. dan karena udah sobit kali ya, pas dia cerita trus liat mukaku gitu, dia langsung bilang ‘tapi aku ga ikhlas kalau harus cerai ama dia, kamu jangan gila dong kasih ide gitu”.

dan aku cuma ‘ha?’.

Shortly lah ya, dia pengen cerita nulis sepuasdia tapi ga mau di blog dia. and pakai lah dia blog ini.. (sampaipun dikira itu aku yg curhat. karena memang kupikir sih aneh juga sih kok aku mau??)

Dari kisah sobit ini, aku belajar bahwa hidup adalah tentang sabar, memaafkan dan bertahan. Karena recently, si sobit dan suami udah rebound dari lelehan dan kepingan hidup mereka. Pun udah punya 3 anak yang tiba tiba segampang itu hamil lahir tanpa program dokter dokteran. Dan oleh orang sekitar, tak akan ada yg menyangka mereka sudah pernah hancur berantakan sebelumnya.

People change, they grow! bersyukur kita bisa belajar dari pengalaman sobit lovely satu ini 😘😘

Have You Ever

Have you ever feel, like you are’nt deserve what you already have now..

Like you even have no right to be happy.

Like, everydawn that breaks is pain.

Have you ever..

Have you ever feel?

Tag Cloud