just to tell u the untold ones..

Archive for November, 2018

In My Life – The Beatles

There are places I’ll remember

All my life, though some have changed

Some forever, not for better

Some have gone and some remain

All these places have their moments

With lovers and friends I still can recall

Some are dead and some are living

In my life, I’ve loved them all

But of all these friends and lovers

There is no one compares with you

And these memories lose their meaning

When I think of love as something new

Though I know I’ll never lose affection

For people and things that went before

I know I’ll often stop and think about them

In my life, I love you more

Though I know I’ll never lose affection

For people and things that went before

I know I’ll often stop and think about them

In my life, I love you more

In my life– I love you more

Advertisements

Pak Krice/ Kerice

Kali ini aku mau cerita ya tentang supir andalan team waktu masih penugasan di Prabumulih.

Namanya Kerice, kami biasa manggil dengan sebutan Pak Krice atau Mang Krice. Alih alih bersuara lembut mendayu bagai om Chrisye, si mamang satu ini suaranya serak serak kenceng. Jadi, dugaan bahwa dia bisa nyanyi macam om Chrisye pun gugur.

Ilustrasi penampilan yg paling menyolok adalah kumis tebal macem pak Raden, tapi tanpa ujung melintir sih.

Orangnya baik dan sopan. Juga lempeng..

Contohnya pas mobil om Heru, Chief Stimulation saat itu, aku srempetin pager rumah Rambutan 112 (sumpah, ini karena om Khatam yg jadi tukang parkirnya ketakutan liat caraku nyetir, jadi dia suruh pelan pelan sesuai arahannya, yang tepat mengarah ke tembok rumah!). Aku ngaku kalau itu luka cakar harimau dari Pendopo. Dan dia polos banget cerita ke om Heru dan om Reza kalo mobilnya kena cakar harimau. Sampai om Reza ngakak dan bilang, ‘gila lu Da bokis ga kira kira, kan lu ke Pendopo kemaren kondangan kok ada harimaunya? ‘. Dan Pak Kerice presisten juga jawab cakar harimau gitu loh ke sesama driver di sana. Kan aku jadi beken ya di kalangan driver..

Pernah juga suatu hari, awal megang sumur sendiri di Prabumulih (sebelumnya mainanku di area Jambi Lirik), aku kaget dong pas masuk mobil. Pak Kerice nerangin segala macam perlengkapan pertahanan di dalam mobil. Ada pisau kecil di laci dashboard, ada besi potong di masing masing pintu, ada golok di bawah kursi setir dan ada entah apalagi di kantong belakang kursi. Meh.. langsung dong aku berasa lagi di daerah konflik perang. Secara pas bolak balik kerja di pedalaman riau atau di Rantau yang Aceh Tamiang GAM sana aja ga segitu lengkapnya. ‘Pak lain kali kita sewa tentara juga gapapa kalau seram lokasinya.. ‘, ‘nggak bu. ini jaga jaga aja, lagipula ini musim durian, kan perlu goloknya’. Mukanya pun lempeng.

Milih Film

Tau nggak kalau film itu ngaruh banget ke kehidupan sehari hariku. Maka dari itu aku menghindari film korea atau dorama yg sedih sedih. Selain mikir ‘kenapa sih nonton aja musti nonton kesengsaraan, sementara banyak kenyataan yg sengsara juga’, juga karena film itu mempengaruhi suasana hati dan pikiranku loh..

Misal nih contoh pertama, pas seneng nonton Walking Dead tuh.. Sampai sampai aku ga mau tidur deket jendela. Takut tiba tiba ada tangan gapai gapai narik kita pas kita tidur. kan sereemmmm.. Bahkan pas dilokasi sumur, pas jam istirahat aku duduk di tengah backseat mobil dengan pintu di kunci (jendela di buka dikit pastinya biar bisa napas. Nb : aku anaknya HSE minded cuy..).

Atau contoh kedua, pas perjalanan pakai mobil ke lokasi sumur XX ternyata ada pohon rubuh. Padahal kondisi mendung gelap. Maka demi keamanan bersama (Nb. aku HSE minded anaknya ya, jangan lupaa! ), maka Pak Krice, driver incharge, aku larang keluar angkat pohon. Kenapa? karena bisa jadi itu perangkap vampire, mana kita ga punya semprotan bawang putih kan.. Di film The Vampire Diaries, ada sesi dimana vampire njebaknya pake pohon pas mendung gelap. Daan terdengarlah suara serak cempreng tinggi Pak Krice telpon.. ‘Kak! kami minta bantuan lah kak angkatken pohon ngalangi jalan. Dan jangan lupo kak, bawakke bawang putih kak. Bu Ida takut Vampir!’ dengan muka lempeng.

Oh may gatt.. Pak Kriceeeeee!

Last Good Bye Not

Jadi ceritanya salah satu pegawai rumah ada yg minta keluar, karena dia sakit hampir 2 minggu. Mungkin ga enak, karena d rumah free of duty hanya istirahat aja.

Dan emang sepertinya lemes banget, padahal sudah 2x ke dokter.

Agak agak berduka sih di tinggal si Nur ini, karena dia ngajinya bagus dan mau bacain cerita buat lintang pas nyuapin. Lintang jadi lumayan nambah banyak kosakata. Anaknya juga oke, rapi gaul dandanannya tapi nggak menor. Juga nggak suka kelayapan sosialita pegawai rumahan ditukang sayur.

Semoga nanti bisa bantu orangtua dgn cara lain ya Nur, dapet suami yg baik dan semoga diberi panjang usia utk silaturrahim. aamiin..

Oh My..

it is 4 days before coming back to office schedule and a house worker sent a resignment request..

Feels like, Oh not again!

Pffffttt..

Anywhere the wind bloooowwwss..

aakkk..!! lihat review Bohemian Rhapsody jadi pengen nonton. Apadaya cuma bisa lihat kegempitaan para 70’s dan 80’s di sosmed. Trus ada yg pada janjian nonton..

Ya sudahlah..

Anywhere the wind bloooowwwss, doesnt really matter to meeeeeee.

Matter padahal matterrrr!

22:24 on 13th of Nov 2018

Jam segini ini enak enaknya bersihin bbrp kerjaan rumah yg blm kepegang, termasuk bersihin muka. Juga bersihin email kantor yg penuh. Lalu juga buka buka hasil online shop. Atau sekedar pump sambil nonton film.

Atau tidur.

Tag Cloud