just to tell u the untold ones..

a nice article from Pitch

A nice article from Pitch

 

 

Blog ini dimulai dengan kegiatan saya di suatu hari minggu pagi.. Karena merasa jenuh dengan suasana kamar, maka saya berpikiran untuk merubah tatanan kamar saya. Dengan harapan agar bisa lebih fresh di kemudian hari. Saya sering menata ulang kamar saya bila saya rasa bosan dengan tatanannya, bahkan sebenarnya saya berfikiran untuk menata bed tidur saya kearah diagonal ruang untuk membuat suasana yang sedikit ‘beda’ dari biasanya, namun karena bed yang terlalu besar (atau kamar yang kecil ? entahlah, yang penting saya nyaman ..) maka saya membatalkannya.

Sesuai saran Kaka O (one of my lovely housemate), maka saya masukkan meja rias yang tadinya ada di depan kamar mandi kami, kedalam kamar saya. Ukur satu dua hal untuk memastikan meja akan nyaman nangkring didalam kamar Saya, Saya lalu mendorong meja rias menuju posisinya yang baru. Memilah dan memilih kira2 stuff saya yang mana yang akan menjadi hiasan meja, akhirnya saya memutuskan hanya handbody lotion aroma strawberry dan tempat hape-lah yang akan menjadi penghuni tetap diatas meja itu. Sementara My Siti Cornelitta Nur Azizah alias Coco, laptop saya, kadang2 akan mampir kalo saya perlu dia untuk mengetik ini dan itu. Laci meja rias berisi pembersih muka, kapas, masker, lulur dan teman2nya yang lain. Dan Voilaaa..!!! Saya masih punya satu slot lemari kecil yang saya pikir akan sangat ke untuk tempat beberapa koleksi buku saya yang masih di menyertai perjalanan hidup saya di kota kecil tenang ini. Maka saya kemudian memutuskan untuk membongkar koleksi buku2 saya.. Aiiihh.. Ada Naruto, Monika, Gober, Sinchan, Gajah Mada, Alchemist (wow.. jadi ingat seseorang disana yang pernah menjadi bagian cerita hidupku.. hehe), beberapa buku perminyakan, buku2 diktat kursus, DDBB 2007, Kumpulan PrintOut Blog Saya, dan.. sebuah Koran pemberian Fisher Pangestu yang berisi artikel yang menarik. Koran ini sengaja dia simpan dan dia berikan untuk Saya. Ya ya ya.. sebuah artikel yang saya rasa, sangat cocok untuk saya.

Sebuah artikel tentang tubuh besar, secara tubuh saya termasuk tubuh yang berlebih. But wait.. U should know that I bleedy love my body.. Walau sebagian orang menyarankan saya untuk menguruskan badan setidaknya 5 kg dr sekarang. Artikel ini selalu memberi semangat pada saya untuk selalu tersenyum dan memberikan semakin banyak hal indah untuk banyak orang. Ya ya ya.. dengan mood Saya yang sering menanjak dan menukik tajam, juga kegiatan kantor saya yang membuat saya jarang berolah raga (even cuma jogging kecil pun..), maka wajar dong kalo perut saya sekarang semakin membentuk timbunan yang saya pikir lucu dan kadang saya suka.. (kalo saya sedang lupa dengan pendapat masyarakat umum tentang ‘perut ndut mengurangi keindahan penampilan..’). Oh God, tentu lewat statement masyarakat pada umumnya, maka saya layak untuk dikeluarkan dari jajaran wanita dengan penampilan yang indah dong.. Tapi.. Saya merasa semua baik saja dan hidup saya indah-indah saja tuh. Toh, bukankah saya adalah Jiwa Yang Saya Bawa?? Saya bukanlah warna kulit yang saya tunjukkan (saya suka kulit kecokelatan saya, walo menurut beberapa orang kurang indah hehe), saya juga bukan rambut yang saya tutupi dengan kerudung (ini identitas yang juga mewakili integritas saya terhadap My ‘This Body’ yang Tuhan titipkan sebagai tempat jiwa saya), dan tentu saja Saya juga bukan berat badan saya yang selalu menjadi predikat dibelakang nama saya (well well well.. saya tau panggilan itu adalah bentuk rasa sayang mereka pada saya). Karena, sekali lagi, saya adalah jiwa yang saya usung  (VOTE for my statement??).. Upss.. terdengar di luar sana India Arie setuju dengan pendapat saya tentang ’saya adalah jiwa saya’. Silahkan simak lagu India Arie di I Am Not My Hair..

Kembali ke artikel dari Fisher yang mengulas tentang serba-serbi berpostur gemuk. Citra bahwa badan gemuk adalah badan yang buruk sudah sangat terlanjur memasyarakat. Bahkan Saya pikir ini mulai tidak adil, karena masyarakat sendiri akhirnya memarjinalkan orang gemuk. Bukankah jelas2 di beberapa perusahaan mengharuskan pegawai wanitanya memiliki batasan berat badan dan tinggi badan, or something sounds so fisically, hanya karena alasan pemasaran atau mengejar pangsa pasar, yang saya pikir tak perlu lah nama pekerjaan2 tersebut  saya mention one by one di tulisan saya kali ini. Mungkin kecuali untuk bidang pekerjaan yang memang mempertimbangkan hal lain sebagai alasan untuk memasukan syarat berat badan dan tinggi badan sebagai patokan masuk kerja di perusahaan tersebut. Assumsi masyarakat ini rupanya sangat besar dampaknya terhadap perilaku masyarakat atau pun bahkan terhadap kelompok orang yang masuk dalam kategori gemuk tersebut. Seorang teman saya sewaktu SMA dulu ada yang hampir setiap hari pingsan menahan kurangnya konsumsi gizi dikarenakan sedang diet, dan teman ini mati-matian mempertahankan programnya (padahal harusnya dia sadar, kalo dia pingsan kan nyusain kita2 juga.. hehe). Seorang kenalan juga sampai masuk rumah sakit dengan status kurang gizi dan mendapatkan pasokan gizi dari selang infuse ditangannya, lagi lagi karena Diet penurunan berat badan yang tidak tepat. Saudaranya teman, malah ada yang kena iritasi usus karena terlalu banyak makan makanan dan minuman pengganjal perut (agar terasa kenyang) saat dia sedang melakukan treat penurunan berat badan. Belum lagi seorang kenalan yang depresi karena berat badannya yang berisi, bahkan sampai dia kurang percaya diri untuk sekedar jalan bareng ke mall atau sekedar hura-hura huru hara.. Oh Beib.. andai kamu tau, bukan tubuh kamu yang kami harapkan untuk jalan bareng kami. Tapi KAMU lah yang kami harapkan bisa berbagi ceria bersama. KAMU. YAK, KAMU..!! 😉

Well, artikel tersebut ternyata mampu membuat saya semakin bersyukur atas nikmat Tuhan yang ada pada Saya. Bukannya mengingkarinya hanya untuk kepentingan pandangan masyarakat tentang badan plus seperti milik saya ini. Dan bahkan ternyata diluar sana, banyak sekali orang yang memiliki pemikiran yang tak jauh berbeda dengan pemikiran saya. Anda berminat untuk join dengan milist temen-teman dengan berat badan plus? Boleh join di Xtra-L_Community_Indonesia@yahoogroups.com, didalamnya bergabung banyak teman2 dengan berat badan plus yang share together dan membentuk ikatan yang kuat dengan moto ’berbeda-beda tapi tetap gemuk’. Berminat? Silahkan aja.. syaratnya hanya usia diatas 20 tahun dan berat badan diatas 70 kg.

Dan perbaikan citra gemuk di masyarakat terus di bangun dengan di gelarnya beberapa event yang menonjolkan kelebihan yang menjual dari komunitas gemuk. Hal-hal yang berkaitan dengan kepribadian hangat, bersahabat dan hasil-hasil pemikiran dari komunitas ini terus di kembangkan dan sengaja diekspose untuk memperkuat kesan positif dari komunitas ini. Seperti event Miss Impian yang pernah di gelar oleh suatu stasiun TV swasta. Pemilihan figur yng diakari oleh pemilihan Putri Indonesia ini menambahkan 1 B, Big,  di belakang 3 B lainnya (Brain, Beauty dan Behaviour). Namun sepertinya memang pendobrakan image ini bukanlah hal yang mudah, terbukti sulit sekali mencari sponsorship di acara tersebut. Bahkan sebuah produk kecantikan yang mengusung generality ras, warna kulit, jenis rambut – pun menolak menjadi sponsorship acara tersebut, dengan alasan akan merusak image perusahaan tersebut. Aiihhh.. sulit sekali mencari sponsorship, namun bukankah kesulitan tidak berarti tak ada harapan? Sebuah perusahaan kecantikan dari Jepang menyanggupinya. Dan Acara berlangsung dengan aman.. 😉 setidaknya ada yang care dengan usaha pembenahan image masyarakat ini. Ya ya ya, setidaknya ada yang mendukung usaha yang mendidik anak bangsa agar tidak menilai seseorang berdasarkan ’angka ditimbangan’.. 😉

Badan berlebih bukan suatu kekurangan. Asalkan anda bisa menerima diri anda, bahagia dan tetap ceria. Karena sadarilah, hidup hanya sekali, kalau bukan saat ini kita buat orang2 sekitar bahagia? Maka mau kapan? Pas kita uda kurusan?? Yakinkah ajal belum menjemput anda saat itu??

Bukan suatu hal yang munafik atau perlu dimungkiri kalau kadang kita kurang nyaman dengan badan kita. Kadang saya merasakannya. Dulu saya sempat bergabung dengan sebuah organisasi petualang alam. Saya sempat mendaki beberapa gunung, dan ternyata sekarang, untuk mengayuh sepeda di sebuah tanjakan di depan rumah Khatam (di Perabumulih juga..) saya sudah merasa harus mati-matian mempertaruhkan harga diri, jiwa dan raga saya untuk berhasil melampauinya. Upss.. beibey.. semua sudah berubah. Saya sadar saya sudah menua hahaha dan yang pasti rasa kurang nyaman dengan keadaan tubuh saya yang tidak terlatih ini. BUKAN karena saya kurang suka dengan tubuh saya. Meski saya akui, sulit sekali mencari baju yang cukup untuk saya kenakan di acara2 khusus. Ya ya ya.. hal-hal tersebut membuat saya berpikir untuk melakukan perubahan pada tubuh saya. Dan saya yakin, banyak hal-hal lain yang mungkin menjadi pertimbangan ’teman2 dengan berat badan plus’ untuk mengurangi berat badannya. Attention please..!! satu hal utama yang seharusnya menjadi perhatian kita adalah Kesehatan. Beberapa riset memang mengatakan banyak sekali penyakit yang mungkin bisa menyerang orang2 dengan berat badan plus. Maka, segera check kesehatan anda dan konsultasikan solusinya ke dokter untuk mendapatkan solusi terbaik tanpa harus menjadi korban diet penurunan berat badan. Sementara itu, biarkan hati anda menerima This Body pemberian Tuhan ini dengan ikhlas dan senang. No matter what it will looks like, tetaplah berolahraga, itu motto saya. Bagaimanapun hasil dari olah raga itu, biarlah Tuhan  yang menjawabnya. Bagaimanapun orang komentar tentang My This Lovely Body, selama saya nyaman dan sehat, what do i care ama komen mereka?? Saya akan peduli pada berat badan saya hanya pada saat dokter menunjukkan hasil test kesehatan saya yang buruk, badan saya yang mulai tidak terlatih (karena jadi susah kalo mw manjat pagar rumah rambutan), dan saat baju saya sudah ga muat (karena untuk beli baju, saya musti menempuh 2 jam perjalanan dulu dan tentu saja saya harus bayar baju2 baru itu..). Selain itu?? Ah komen2 kecil tentang tubuh saya biarlah menjadi bukti betapa perhatiannya mereka pada saya, dan akan saya anggap sebagai kerikil-kerikil kecil dikaki saat saya jalan kaki, geli dan menyehatkan. Setuju?

Ahahaa.. jadi, mulai sekarang, telah saya putuskan untuk rajin olahraga lagi. Sementara itu, walo My This Lovely Body masih tetap gemuk seperti sekarang, ternyata saya masih bisa tuh mengangkat telpon dari orang2 yang saya sayang (saya sangat menikmati berbagi ceria dengan mereka), saya masih bisa juga merasakan hujan membasahi baju dan badan saya (saya sangat menikmati  bulir-bulirnya bergulir di atas kulit saya), saya masih bisa membaca banyak buku untuk menambah wawasan saya (saya sangat menikmati betapa luasnya cakrawala pemikiran..), saya masih bisa mendengarkan banyak cerita seru dari sahabat2 saya (saya sangat menikmati berbagi senyum dan airmata bersama mereka..), dan saya juga masih bisa bernyanyi-nyanyi dikamar sambil menulis blog ini (saya sangat-sangat amat amat menikmatinya..!).

Dan asal anda tau yah, Saya sangat menikmati hidup saya, lengkap dengan bentuk dan berat badan saya ini. Lalu.. ANDA JUGA KAN?? Hayuk kita nikmati dunia..! 😉           

 

 

 

 

 

 

 

Salam saya, ida.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: