just to tell u the untold ones..

Hakim Djojoatmodjo

Dalam beberapa hari terakhir ini pemberitaan mengenai kenaikan harga BBM subsidi akan terus mewarnai wajah media lokal maupun nasional menjadi isu masif yang paling banyak orang bicarakan. Semua orang saling berargumentasi menyatakan pendapatnya akan untung-rugi, baik-buruk kebijakan Pemerintah ini; terlepas dari benar atau salah masyarakat telah teredukasi terhadap bagaimana SDA selama ini dikelola dengan bersliwerannya informasi dan opini. Brainstorming membuat masyarakat menjadi kritis, ada yang pro dan kontra terhadap kebijakan harga BBM subsidi dinaikan. Sebagian yang pro beralasan memang sudah sepantasnya BBM subsidi naik karena sejak 2004 Indonesia telah menjadi net importer minyak membelinya dari pasar internasional dengan harga yang sangat tinggi dan sangat volatile ditambah gaya konsumtif memperparah jebolnya APBN dimana Pemerintah harus nombok setiap tahunnya untuk menutup defisit finansial negara, biaya subsidi diharapkan lebih tepat menyasar rakyat miskin dengan alokasi pada sektor-sektor produktif. Sementara sebagian yang kontra beralasan momentum kenaikan harga BBM subsidi kurang tepat di saat harga…

View original post 1,297 more words

Advertisements

Comments on: "Kenaikan Harga BBM Subsidi: Negara Kesatuan Re-ekonomik Indonesia" (2)

  1. Mandor Keliling said:

    Haduh berat kalo ini Ndor. Kalo aku sih harusnya harga premium juga mengikuti harga minyak dunia saja, biar fair. Kalau lagi turun ya ikut turun dong. Kalau lagi naik ya kalo bisa jangan naik hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: