just to tell u the untold ones..

Merah

Perempuan itu suka matahari.

Dari ufuk hari, kala alam bersiap menanti hadirnya. Dari intipan bayangnya di pagi hari, Membuat cakrawala semakin kentara.
Semburatnya menyambut hari selalu menjadi hal yang disyukuri. Embun dipucuk daun bagai kristal dipagi hari.

Perempuan itu suka matahari.

Kala waktu membawa sepenggalah bayang. Kala dunia terlihat indahnya. Kala bunga dan taman seperti dalam impian. Kala semua yang fana menjadi melena. Bumi berselimutkan emas.
Perempuan itu suka matahari.
Dari teriknya yang menghangatkan. Paniknya orang orang menghindar.

Perempuan itu suka matahari.

Dari waktu sepenggalah dua. Saat orang sibuk bekerja pun lainnya lelap dalam tidur siangnya. Atau anak2 pergi mengaji. Atau anak2 pergi bermain.

Perempuan itu suka matahari.

Dari senja yang lembayung. Dan langitpun seakan murung. Dari malam yang dimulai dengan temaram.

Perempuan itu suka matahari.

Tapi bukan semburat jingga, bukan keemasan, bukan kuning, bukan pula warna lembayung yang perempuan itu suka.
perempuan itu suka merah. Suka Merah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: