just to tell u the untold ones..

M A A F lagi :)

Nah mumpung libur nih, kita lanjut ya cerita maafnya.
Setelah dpt masukan dari si sicte tentang maaf tadi, saya sempet mikir apa emang betul maaf itu hanya representasi dari tingkat kereligiusan seseorang? Apakah itu juga berarti bahwa diluar dunia religius tidak Ada istilah maaf?
Berjalan melintasi takdir dan bersentuhan dengan takdir lainnya, tentu akan membuat kita mengalami gesekan gesekan sosial. Gesekan karena kepentingan, perbedaan prinsip, perbedaan pengambilan keputusan dan masih banyak lagi perbedaan lainnya. Wajar lah kalau kesalahpahaman dan kesalahan kesalahan lain terjadi. Lalu bagaimana handling situationnya? Mostly orang2 akan meminta maaf sebagai langkah awal memperbaiki keadaan. Menanyakan apa yang harus dilakukan untuk membuat segalanya lebih baik. Dan setelah beberapa penebusan psikologis, maka biasanya hubungan akan perlahan membaik.
Kondisi friksi dan upaya memperbaiki hubungan ini tentu saja tidak hanya berlaku untuk hubungan kumpulan orang religious yaa. Semua manusia yang hidup bersosial pasti menginginkan kondisi nyaman dalam berhubungan dengan manusia lainnya, terutama yang ada disekitarnya. Bahkan dalam beberapa kasus, seorang pembunuh atau bahkan pelaku pemboman, dikenal sebagai orang yang memiliki kemampuan bersosial yang cukup baik dengan lingkungannya.
Hal hal tersebut menjadi suatu bukti penyokong bahwa tidak hanya org religious yang membutuhkan kondisi nyaman dlm bersosial dengan lingkungan. Dan kata maaf sebagai alat bantu untuk mendapatkan kondisi nyaman tersebut, sudah tentu tidak hanya diperlukan oleh suatu kelompok tertentu, in this case, kelompok orang religious.
Lalu simbol apakah kata maaf tersebut sebenarnya?… jengjreeeeng.. mulai sudah nih bahasan.
Pada beberapa kondisi sudut pandang masyarakat yang ditemukan, dalam suatu hubungan dua arah, kata maaf biasanya muncul dari pihak yang bersalah. Sehingga umumnya pemikiran orang akan terbentuk bahwa yang salah lah yang harus minta maaf. Dengan kata lain, kalau ada orang yang minta maaf, biasanya, dia lah yang bersalah/ melakukan kesalahan.
Padahal belum tentu itu yang terjadi. Karena ada beberapa kondisi psikologis yang membuat beberapa kelompok orang akan meminta maaf walaupun bukan mereka yang bersalah. Dan juga ada beberapa kondisi `hubungan buruk` yang sudah susah untuk dihitung atau ditimbang siapa yang paling bersalah. Kondisi `hubungan buruk` Ini membutuhkan kerendahan hati dan keterbukaan untuk saling memperbaiki diri, melunakkan ego dan menerima keadaan. Dalam kata lain, saling memaafkan.
So, ternyata kata maaf tidak hanya ada diantara orang religious kan? Ternyata kata maaf ada di berbagai tingkat kehidupan manusia untuk mendapatkan hubungan yang nyaman dan baik terutama dengan orang sekitarnya. Kata maaf ada sebagai bukti bahwa manusia menghargai hubungan baiknya dengan manusia lainnya.

-It doenst always means that you are right and the other is wrong. It means that you value your relationship more than your ego. …No matter what are you or where are you come from-

Any other opinion what maaf is?

::thank goes to : whoever named Sicte and mbak Alise NP::

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: