11 oct 2008
(East Ketaling, Jambi, Jambi Province, Sumatera, Indonesia)
Kurasakan angin laut menerpa mukaku.. terasa membelai rambutku sebagaimana dia membelai hatiku..
Ya, aku dalam gulungan ombak-ombak cinta yang malah hampir menenggelamkanku,
Aku hampir tak bisa bernafas karenanya.
Bahagia karena cinta dari ombak yang menggulungnya.
Angan melayang indah membuai mimpi ke dunia penuh bunga
Ketika kuntumnya persatu membuka, dan kumbang mengelilinginya
Ketika hujan rintik mulai menyapanya dan mentari menggantikan dengan hangatnya..
Ketika senja yang indah menyambut kembali tidurnya
Malam aku ini kembali terjaga dalam detak hentak ombak,
Tak hentinya terus menenggak malam yang bergelak,
Ombak ini tak kan pernah lama, riaknya sudah membawaku ke bibir pantai..
Indah aku mulai menghilang dari belai angin malam..
Inilah saatku menemuinya.. untuk kemudian menghilang dan untuk selamanya menghilang..
akupun hanya berhak untuk merasakan ombak,
Terbawa ombak dalam gulungan badai dan angin laut..
aku ternyata pun wajib menghilang,
Saat bersambut karang di jalan pun bertemu bibir pantai yang terkatup..
Aku, Buih, terhempas perlahan mencium bibir pantai..
Aku, Buih, terhempas diantara karang keras di tengah
Aku, Buih, hilang terbawa angin laut yang membelainya
Aku, Buih, hanya bisa tersenyum merasakannya dan lalu menghilang..
Tunggu saatku menghilang dan lalu menghilang..
Menunggu seseorang menikmati saatku menghilang..
Lalu menghilang
Perlahan
Menghilang
Aku menghilang
Comments on: "a.k.u m.e.n.g.h.i.l.a.n.g" (1)
as per requested.. no need me more? kikikikkk.. hhhsshhhh.. ;P